Sukanto Tanoto

Artikel

Ambisi Mengalir dalam Darah Klan Korporasi: Anderson

Royal Golden Eagle, sebuah konglomerat Indonesia yang berfokus pada industri manufaktur berbasis sumber daya alam, sedang melakukan perluasan dengan membuat selulosa khusus dan mengekspor gas alam cair dari Kanada, kata Anderson Tanoto, putra pendiri perusahaan Sukanto Tanoto dalam sebuah wawancara baru-baru ini.

Read more ...

Empat Desa Jadi Pilot Poject

Empat desa yang biasa jadi langganan kebakaran hutan dan lahan saat ini menjadi pilotproject dalam penanganan Karhutla di Kabupaten Pelalawan, keempat desa oleh PT Riau Andalan Pulp And Paper RAPP diikutkan dalam Lomba Penanganan Karhutla.

"Selain sebagai pilot project, empat desa itu selama ini memang sangat rawan terjadinya karhutla," terang Manager CD PT RAPP Lukman Selasa.

Dijelaskan Lukman, dalam Lomba Penanganan Karhutla ini awalnya timbul s aat terj adi kebakaran hebat di awal tahun ini. Pada saat itu, Kabupaten Pelalawan dan di Riau umumnya terjadi Karhutla sehingga saat itu diterapkan dengan status siaga darurat bencana.

Read more ...

Sukanto Tanoto tetap berkomitmen terhadap pembangunan dan konservasi sumber daya alam berkelanjutan

Sukanto Tanoto memiliki pabrik kertas dan pulp terbesar di dunia; menanam 200 juta bibit setiap tahun.

Sukanto Tanoto, yang harus putus sekolah ketika dia masih muda, telah menghabiskan hampir 50 tahun membangun kelompok usaha RGE Group, sebuah grup internasional dengan aset 15 miliar dolar Amerika dan 50.000 karyawan. Kelompok usaha ini mempunyai pabrik kertas dan pulp terbesar dunia begitu juga perkebunan kelapa sawit dengan area setara satu setengah kali luas Singapura. Bagaimana taipan Indonesia ini, yang telah membangun kantor pusat bisnisnya di Singapura, memastikan keberlanjutan bisnisnya dengan mengintegrasikan konsep perlindungan lingkungan? Apa saran yang akan dia bagikan kepada generasi yang lebih muda yang ingin memulai sebuah bisnis?

Read more ...

Hadiah Tanoto Foundation untuk Riset Tingkat Lanjut dalam Pengobatan Kardiovaskular

Institusi Riset Jantung Nasional Singapura (The National Heart Research Institute Singapore [NHRIS]) diluncurkan oleh Presiden Tony Tan di Kongres Saintifik SingHealth Duke-NUS Scientific Congress 2014, yang merupakan sebuah platform untuk menunjukkan perkembangan medis terkini. Institut riset baru ini merupakan sebuah kolaborasi antara Pusat Jantung Nasional Singapura (National Heart Centre Singapore) dan Universitas Nasional-Duke Singapura (Duke-National University Singapore [NUS]), dan akan berfokus pada tema-tema riset seperti fungsi pembuluh darah, penyakit jantung metabolik dan genetik.

Read more ...

Komitmen Konservasi APRIL 1-untuk-1 yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Sebagai pendiri sekaligus ketua Grup RGE, salah satu produsen bahan terkemuka di dunia seperti kelapa sawit, hasil-hasil hutan, dan komoditas lainnya, pengusaha Indonesia Sukanto Tanoto bekerja untuk memastikan bahwa perusahaan-perusahaannya itu memenuhi standar tanggung jawab sosial perusahaan yang tinggi. Asia Pacific Resources International Limited (APRIL), suatu firma RGE yang memproduksi hampir 3 juta ton bubur kayu per tahun begitu juga berbagai produk serat dan kertas dari pabriknya di Provinsi Riau, Sumatera, berfokus pada pengelolaan lingkungan berkelanjutan dan berkomitmen untuk rencana konservasi 1-untuk-1 yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Read more ...

Sateri Memenangkan Penghargaan “4th Asian Excellence Recognition Awards 2014 Best Investor Relations Company (China)” dari Corporate Governance Asia

Sateri Holdings Limited, salah satu produsen terbesar selulosa di dunia, telah dianugerahi "4th Asia Excellence Recognition Awards 2014, Best Investor Relations Company (China)" dari Corporate Governance Asia. Ini menjadi tahun ketiga secara berturut-turut Sateri memenangkan penghargaan ini, mengakui rekor Sateri yang telah terbukti dalam hubungan investor dan tata kelola perusahaan.

Read more ...

Pengusaha Sukanto Tanoto memberikan beasiswa kepada mahasiswa kedokteran NUS

Pengusaha sukses dan pelopor kelompok perusahaan manufaktur, Sukanto Tanoto, mendirikan Dana Beasiswa Tanoto melalui hadiah yang diberikan oleh Tanoto Foundation untuk membantu mahasiswa kedokteran strata 1 (S1) yang membutuhkan biaya kuliah agar mereka dapat melanjutkan pendidikan di NUS Yong Loo Lin School of Medicine. Sukanto Tanoto dan istrinya, Tinah Bingei Tanoto, mengatakan, "Semua orang harus memiliki kesempatan untuk mencapai potensi penuh mereka... Membuat perbedaan dalam kehidupan manusia, mungkin, merupakan hal yang paling memuaskan yang bisa dilakukan seseorang."

Read more ...