Sukanto Tanoto

Komitmen Konservasi APRIL 1-untuk-1 yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Sebagai pendiri sekaligus ketua Grup RGE, salah satu produsen bahan terkemuka di dunia seperti kelapa sawit, hasil-hasil hutan, dan komoditas lainnya, pengusaha Indonesia Sukanto Tanoto bekerja untuk memastikan bahwa perusahaan-perusahaannya itu memenuhi standar tanggung jawab sosial perusahaan yang tinggi. Asia Pacific Resources International Limited (APRIL), suatu firma RGE yang memproduksi hampir 3 juta ton bubur kayu per tahun begitu juga berbagai produk serat dan kertas dari pabriknya di Provinsi Riau, Sumatera, berfokus pada pengelolaan lingkungan berkelanjutan dan berkomitmen untuk rencana konservasi 1-untuk-1 yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Kebijakan Pengelolaan Hutan Lestari APRIL (SFMP) menyatakan bahwa perusahaan menjanjikan kawasan konservasi seluas ukuran perkebunannya - lebih dari 450.000 hektar. Komitmen ini menetapkan standar baru untuk industri bubur kayu dan kertas di Indonesia.

"Keberlanjutan menjadi DNA perusahaan. Kami telah memiliki kebijakan tanpa pembakaran sejak kami mulai melakukan kegiatan kehutanan pada 1990-an. Kami telah melindungi hutan HCV sejak tahun 2005 dan bekerja sama dengan masyarakat sekitar," kata Praveen Singhavi, presiden APRIL kepada Jakarta Globe.

Upaya APRIL dalam reboisasi di Indonesia dapat terlihat dalam lebih dari 250.000 hektar hutan primer yang dipelihara. Penilaian konservasi independen untuk mengidentifikasi dan melindungi Hutan Bernilai Konservasi Tinggi (HCVF) dilakukan dan perkebunan dibangun hanya pada kawasan-kawasan yang bukan HCVF, dengan kata lain, pada berbagai hutan yang sudah terdegradasi.

APRIL membuat Restorasi Ekosistem Riau (RER) di bawah konsesi pemerintah dan berpartner dengan Fauna & Flora International, Bidara, untuk menerapkan pendekatan ilmiah terpadu guna memulihkan dan melindungi 20.265 hektar hutan gambut sebagai kawasan hutan lindung dengan keanekaragaman hayati di Semenanjung Kampar. Menurut perkiraan awal WWF-Indonesia, Semenanjung Kampar yang dikelola dengan baik bisa menjadi rumah bagi sebanyak 60 harimau, menyediakan tempat yang aman untuk spesies yang hanya terlihat tinggal 400 sampai 500 jenis yang tersisa di alam.

Di bawah SFMP, APRIL akan menginisiasi proyek restorasi ekosistem untuk merestorasi 20.000 hektar tambahan lahan gambut yang sudah terdegradasi di zona inti Pulau Padang.

Praveen menyatakan bahwa rekam jejak APRIL dalam mengaplikasikan praktik terbaik pengelolaan hutan berkelanjutan melalui pendekatan pengelolaan yang bertanggung jawab memberikan keyakinan bahwa tujuan seperti 1-untuk-1 dapat tercapai.